Membangun Rasa Solidaritas untuk Kekerabatan Tanpa Batas

Membangun Rasa Solidaritas untuk Kekerabatan Tanpa Batas

Halo sobat KSPM UNISBANK

Meskipun pandemi belum usai, kami KSPM Universitas Stikubank Semarang baru saja melakukan kegiatan pertemuan secara virtual melalui Google Meet. Nah kegiatan ini dihadiri oleh seluruh struktural dan anggota KSPM Unisbank. Google Meet internal KSPM UNISBANK kali ini mengusung tema “Membangun Rasa Solidaritas untuk Kekerabatan Tanpa Batas” yang berlangsung pada hari Sabtu, 10 April 2021
Acara yang diselenggarakan oleh divisi HRD ini sebagai ajang bagi anggota KSPM untuk mengakrabkan diri dengan satu sama lain.

Yuk sobat, simak kegiatan KSPM UNISBANK lainnya melalui instagram dan Youtube KSPM UNISBANK


Edukasi Rutin KSPM UNISBANK “VALUASI SAHAM”

Edukasi Rutin untuk anggota KSPM UNISBANK

Hai Sobat KSPM !!!
Tak terasa sudah memasuki kali ketiga nih untuk pelaksanaan edukasi rutin KSPM UNISBANK. Materi edukasi kali ini adalah Valuasi Saham.

Teman – teman tahu nggak nih apa itu valuasi saham?

Nah, valuasi saham adalah proses penilaian atas harga suatu saham perusahaan. Lebih spesifiknya valuasi saham digunakan untuk mengetahui apakah harga saham tersebut sesuai atau tidak dengan nilai intrinsiknya.

Untuk tahu lebih lanjut tentang apa itu valuasi saham hingga bagaimana cara melakukan penilaian saham itu, yuk kita simak materi berikut ini

Investor Gathering KSPM UNISBANK

Sabtu, 13 Maret 2021

Hai Sobat Investor

Gimana kabarnya nih ?

KSPM UNISBANK baru saja melaksanakan Kegiatan Investor Gathering

Investor Gathering merupakan program kegiatan dari Divisi Investasi UKM KSPM UNISBANK. Kegiatan ini yang akan berlangsung pada hari Sabtu, 13 Maret 2021 dalam rangka untuk mengenalkan, mensosialisasikan dan memperdalam ilmu pengetahuan terkait Pasar Modal dan Public Speaking anggota internal KSPM UNISBANK.

Kegiatan Investor Gathering kali ini mengusung tema “Investor dimasa Pandemi Covid – 19” dengan konsep seperti Debat Pro dan Kontra yang mana peserta delegasi dari masing – masing divisi memberikan argumen terkait sub tema yang disediakan.

Sub tema dari kegiatan investor gathering ini diantaranya adalah :

  1. Lonjakan jumlah investor terjadi akibat banyak pekerja yang dirumahkan imbas dari covid
  2. Trend saham yang dipompom oleh beberapa oknum merupakan peluang bagi investor untuk meraih profit yang besar
  3. Selama pandemi minat milenial untuk berinvestasi naik 2 kali lipat
  4. Kedatangan vaksin COVID – 19 mempengaruhi naiknya pergerakan saham

Simak juga kegiatan kspm yang lain melalui instagram

Edukasi Rutin KSPM UNISBANK “Instrumen di Pasar Modal”

Minggu, 28 Februari 2021

Hai Sobat KSPM ! ! !

Salam Sehat semuanya
Meskipun masih dalam masa liburan di tengah pandemi ini, KSPM UNISBANK tetap aktif melakukan kegiatannya. Salah satunya adalah edukasi rutin untuk semua anggota KSPM UNISBANK. Materi edukasi kali ini adalah “Instrumen Di Pasar Modal” yang disampaikan oleh Surobadi Aditya dan Anita Silvia.

Yuk simak materi lengkapnya

Sampai ketemu di edukasi selanjutnya sobat
Semangat belajar, dan terus berproses
“Sedikit kemajuan setiap hari di dalam dirimu menambah sesuatu hingga hasil yang besar.”

BINCANG INVESTASI “Saham dan Analisisnya”

Kelompok Studi Pasar Modal ( KSPM ) Universitas Stikubank Semarang telah melaksanakan salah satu program tahunan dari Divisi Investasi, program tersebut adalah Live Streaming melalui salah satu media sosial yaitu Instagram. Kegiatan ini diadakan pada hari Sabtu, 20 Februari 2021 pukul 15.30 – 16.00 WIB . Bersama dengan M.Jihad Aniq Hanif yang mewakili dari Divisi Investasi selaku Manajer dari Divisi Investasi dan narasumber Ahmad Nurhayanto selaku Trainer KP BEI Jawa Tengah. Acara live streaming bincang investasi kali ini mengangkat tema Saham dan Analisisnya

Antusias para peserta sangat baik dan banyak peserta yang menyaksikan live Instagram ini. Ada kurang lebih 130 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Tujuan dari acara ini yaitu memberikan berbagai saran serta ilmu untuk para pemula yang baru memulai investasi serta meyakinkan bahwa investasi itu penting. Dalam acara live streaming ini Ahmad Nurhayanto selaku narasumber banyak memberikan saran bagaimana cara berinvestasi yang benar.

Pada acara live streaming ini terdapat sesi tanya jawab dan berikut beberapa pertanyaan dari para peserta

“ Perbedaan teknikal dan fundamental itu apa sih Mas ? “

Teknikal dan fundamental adalah basic analisis yang harus dipunyai oleh tender, tender lebih memakai teknikal dan investor lebih memakai fundamental. Nah lebih penting mana teknikal dan fundamental ? yang pertama dilihat dari pengertian dan pemahaman, teknikal sendiri itu untuk menjawab pertanyaan kapan saham yang baik itu kita beli, jadi terkait dengan waktu . Sedangkan fundamental itu untuk menjawab pertanyaan saham apa yang layak kita beli. Teknikal dan fundamental keduanya sangat penting tetapi bagi pemula pelajari dulu fundamental, kenapa memilih fundamental ? misal sebagai contoh kita pergi ke minimarket , pasti kita teringat kita mau membeli apa baru setelah itu barang yang akan kita beli ada diskon apa tidak kita mau beli sekarang atau nungu ada promo begitu urutannya. Jadi untuk investor atau pemula basic fundamental dulu harus dipegang. Untuk investasi jangka panjang lebih baik menggunakan fundamental begitu sebaliknya jika ingin berinvestasi jangka pendek sehari atau 5 hari baru menggunakan teknikal.

“Analisa fundamental apa yang harus dikuasai untuk pemula ?”

 Analisa fundamental ada 2 yang pertama adalah analisa fundamental kualitatif yang membicarakan tentang kualitas, itu seperti kita membicarakan mengenai managemen, strategi bisnis prospek ke depannya, citra dan sebagainya yang ada di annual report. Yang ke dua adalah analisa fundamental kuantitatif yang lebih condong ke laporan keuangan dan rasio, untuk pemula lebih enak belajar dari kuantitatif dahulu. Belajar membaca laporan keuangan dan rasio rasio keuangan untuk apa ? untuk kita tau perusahaan yang kita beli ini ternyata pondasinya kuat, baru setelah itu berjalan baru ke yang kuantitatif karena kuantitatif butuh pemahaman bisnis dan ekonomi yang memang tidak sembarangan .

“ Kapan kita membeli saham memakai teknikal dan kapan kita membeli saham memakai fundamental ? ”

Membeli saham fundamental ketika tujuannya itu saham dipegang dalam jangka panjang. Sedangkan memakai teknikal ketika tujuannya itu membeli saham hanya untuk diperdagangkan dalam jangka pendek. Jika memakai fundamental maka belilah saham itu ketika saham under value atau saham yang dibeli secara rasio lebih bagus dari saham – saham lainnya disubsektor yang sejenis. Jika memakai teknikal maka belilah saham itu berada di support atau berada pada level bawahnya. Kurang lebih seperti itu gambaran antusiame para penonton yang menyaksikan Live Streaming Instagram ini. Acara Live streaming berlangsung dengan baik dan lancar, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membuka pandangan dan menambah pengetahuan untuk berinvestasi khusunya warga Universitas Stikubank Semarang.

Serah Terima Jabatan KSPM Unisbank Semarang 2020/2021

Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Stikubank Semarang melaksanakan Serah Terima Jabatan. Serah Terima Jabatan KSPM UNISBANK digelar secara daring pada Senin, 8 Februari 2021 lalu pukul 09.00 WIB melalui Google Meet. Dengan terlaksananya kegiatan ini Risma Elsa Priyani telah resmi menggantikan posisi Alfian Fachri Huseini sebagai Ketua Umum KSPM UNISBANK periode 2020/2021. Kegiatan ini dipandu oleh saudari Selli Agustianingrum selaku pembawa acara. Acara dimulai dengan pembacaan doa sekaligus pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan susunan acara yang meliputi pembukaan, menyayikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan – sambutan, pembacaan berita acara oleh pembawa acara. Lalu penyerahan simbolis ketua umum beserta struktural baru dan pembacaan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga. Selanjutnya diakhiri dengan closing statement dari Ketua Umum 2019/2020 dan Ketua Umum 2020/2021 sekaligus foto bersama.

Serah terima jabatan sendiri merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh KSPM UNISBANK untuk meneruskan estafet kepemimpinan setiap tahunnya. Pengurus di periode sebelumnya menyerahkan amanah dan tugasnya kepada pengurus di periode yang baru. Secara simbolis Ketua Umum KSPM UNISBANK periode 2019/2020 menyerahkan jabatannya kepada Ketua Umum baru periode 2020/2021. Dalam acara Serah Terima Jabatan kali ini seluruh anggota KSPM UNISBANK periode 2020/2021 beserta struktural KSPM UNISBANK periode 2019/2020 hadir untuk mengikuti kegiatan ini. Selain itu, ada juga dua orang tamu undangan yakni perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Unisbank dan Dewan Perwakilan Mahasiswa.

Sambutan dari Pembina UKM KSPM Unisbank

Ada pula perwakilan dosen yang turut hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan kali ini yakni, Bapak Bogy Febriatmoko, S.T., M.M. dan Bapak Saefurrohman, M.Kom., M.Cs.. Dalam sambutannya Bapak Bogy Febriatmoko, S.T., M.M. selaku pembina Unit Kegiatan Mahasiswa KSPM UNISBANK mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan di periode sebelumnya karena tidak mudah untuk menjalankan organisasi dengan segala keterbatasan yang ada, sekaligus  mengucapkan selamat kepada struktural baru yang nantinya akan segera bertugas. Beliau juga berpesan “Saya hanya ingin menyampaikan pesan bahwa posisi struktural atau di KSPM itu bukan gaya-gayaan, bukan keren kerenan tapi adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Anda terpilih ini karena dipercaya oleh seluruh anggota KSPM untuk mengemban tugas, meneruskan eksistensi KSPM ke arah yang terus membaik. Besar harapan saya pribadi sebagai pembimbing di KSPM kepada Anda semua, tidak hanya kepada struktural nanti yang baru tetapi ke seluruh anggota. Karena yang namanya organisasi itu semuanya ada andilnya tidak hanya pengurusnya saja, tetapi semua bekerja sama dan bergotong royong”.

Sambutan dari Kepala Biro Kemahasiswaan Unisbank

Bapak Saefurrohman, M.Kom., M.Cs. selaku Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Stikubank Semarang juga memberikan pesan dalam sambutannya, “Untuk kepengurusan yang baru saya berharap Anda bisa tertular energi positifnya dari kepengurusan sebelumnya, yang ada dipertahankan yang sudah baik dibikin lebih baik. Anda bisa ? Sangat – sangat bisa. Anak – anak KSPM adalah anak – anak yang super produktif. Anak – anak KSPM adalah ini bertolak belakang dengan anak sejarah. Orang-orang sejarah itu mereka mengedepankan, menghargai, bahkan mendewakan yang namanya masa lalu. Tetapi orang – orang KSPM itu justru bicara masa depan. Bagaimana kita bisa berinvestasi. Bagaimana kita bisa survive.” Beliau juga menambahkan, “Sukses selalu untuk para pelaku pasar modal, para pelaku investasi. Pelajari bukan hanya sekedar berorganisasi, karena dalam organisasi ini juga banyak sekali ilmu-ilmu yang luar biasa di mana Anda terfasilitasi. Berbahagialah Anda semua sebagai anggota KSPM, lebih-lebih pengurus yang mengupayakan dan mengajak semuanya untuk melek bagaimana itu investasi. Sadarlah bahwa saat Anda memahamkan sesuatu kepada orang lain, orang itu kemudian paham dan melakukan dari apa yang ada lakukan. Insyaallah pahalanya akan mengalir.”

Acara serah terima jabatan berlangsung dengan khidmat dan lancar, meskipun kami semua masih sangat berjarak satu sama lain akibat adanya pandemi ini. Akan tetapi, teknologi menjadi solusi dan alternatif yang kami gunakan sebagai wujud dari adaptasi kebiasaan baru. Terakhir, acara ini ditutup dengan closing statement oleh Ketua Umum periode 2019/2020 yaitu Alfian Fachri Huseini dan Ketua Umum periode 2020/2021 yaitu Risma Elsa Priyani kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Edukasi Perdana KSPM UNISBANK 2020/2021 “Pengantar Pasar Modal”

Minggu, 7 Februari 2021

A. Pengertian Dasar Pasar Modal

Fungsi ekonomi pasar modal adalah menyediakan fasilitas untuk mempertemukan antara pihak yang kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (emiten), dalam hal ini pihak investor dapat menginvestasikan dana kepada pihak emiten dengan tujuan memperoleh return di masa yang akan datang. Sedangkan emiten dalam hal ini pihak yang mendapatkan dana dari investor dapat memanfaatkan dana dari investor tersebut untuk operasional atau ekspansi usahanya demi mendapatkan profit. Sementara itu, fungsi keuangan dari pasar modal adalah memberikan keuntungan (return) bagi investor sesuai dengan karakteristik investasi yang telah dipilih.

Pengertian pasar modal dalam arti sempit adalah suatu tempat terorganisasi efek-efek yang diperjualbelikan dalam bursa efek. Bursa efek (stock exchange) merupakan tempat berlangsungnya aktivitas jual beli efek yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan UU Pasar Modal No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal, mendefinisikan pasar modal sebagai kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang bersangkutan dengan efek yang diterbitkan, serta profesi yang berkaitan dengan efek.  

Manfaat pasar modal bagi emiten atau perusahaan publik : 

  • Jumlah dana yang dihimpun berjumlah besar.
  • Dana dari investor dapat diterima sekaligus pada saat pasar perdana.
  • Solvabilitas perusahaan tinggi sehingga dapat memperbaiki citra perusahaan.
  • Ketergantungan emiten terhadap bank lebih kecil

Manfaat pasar modal bagi pemerintah :

  • Salah satu sumber pendapatan negara.
  • Membantu menjalankan roda perekonomian.
  • Menarik investor asing ke dalam negeri.
  • Mengurangi pengangguran.

Manfaat pasar modal bagi investor atau masyarakat :

  • Memperoleh return (dividen atau capital gain) bagi mereka yang memiliki/memegang saham.
  • Menambah alternatif investasi

B. Sejarah Singkat Pasar Modal Indonesia

Dikutip dari tirto.id, pasar modal didirikan secara resmi pada 14 Desember 1912 di Batavia oleh pemerintah Kolonial Belanda dengan nama Amsterdamse Effectenbueurs atau Bursa Efek Amsterdam. Namun demikian, sebenarnya transaksi perdagangan efek telah berlangsung sekitar tahun 1880 an. Tetapi karena saat itu transaksi efek tidak memiliki organisasi resmi, catatan transaksinya pun tidak lengkap. 

Pada Perang Dunia I tahun 1914-1918, akibat beberapa hal membuat pasar modal di Batavia terpaksa ditutup. Meski begitu, perkembangan pasar modal di Batavia sangat pesat dan bahkan menarik penduduk dari kota lain. Oleh karena itu, selanjutnya dibentuklah anggota bursa yang ada di Surabaya pada 11 Januari 1925 dan di Semarang pada 1 Agustus 1925. Namun, sayangnya Perang Dunia II membuat perkembangan pasar modal di Indonesia kembali terhenti. Perang Dunia II yang terjadi tahun 1939, menyebabkan Bursa Efek di Surabaya dan Semarang ditutup.Pada tahun 1952 Bursa Efek Jakarta diaktifkan kembali berdasarkan UU Darurat Pasar Modal 1951. UU ini dikeluarkan oleh Menteri Kehakiman Lukman Wiradinata dan Menteri Keuangan Prof DR Soemitro Djojohadikusumo. Setelah kemerdekaan, terjadi nasionalisasi perusahaan Belanda. Bursa semakin tidak efektif. Bursa pun tidak ada kegiatan hingga 10 Agustus 1977. Presiden Soeharto kembali meresmikan bursa. Bursa Efek Indonesia dijalankan di bawah Badan Pelaksana Pasar Modal. Tanggal itulah yang diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Pasar Modal. Emiten pertama yang melantai di bursa adalah PT Semen Cibinong.

C. Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang

Pasar modal dan pasar uang memiliki perbedaan dari segi instrumen yang diperdagangkan, jangka waktu transaksi, otoritas yang mengatur, tingkat risiko, dan tempat terjadinya transaksi. Berikut perbedaan mendasar antara pasar modal dan pasar uang menurut qerja.com:

PerbedaanPasar ModalPasar Uang
DefinisiPasar modal adalah tempat bertemunya pihak yang memerlukan dana jangka panjang dan pemilik dana.Pasar uang adalah tempat terjadinya permintaan dan penawaran dana-dana yang terwujud dalam bentuk surat berharga. 
Jangka waktuPasar modal sering digunakan sebagai sarana investasi jangka panjang karena Pasar modal dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mendapat dana dari masyarakat pemodal. Dana yang didapat bisa digunakan untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan sebagainya. Investor bisa mendapat keuntungan dalam bentuk dividen atau capital gain.Pasar uang merupakan sarana alternatif untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendeknya, misalnya untuk tambahan modal ekspansi. Sementara pemilik dana memanfaatkan pasar uang untuk penempatan kelebihan likuiditas, dan berharap mendapat imbal hasil berupa bunga dalam waktu dekat.
Instrumen yang diperjualbelikanSaham, obligasi, reksadana, ETF (Exchange Traded Fund), dan derivatif.Sertifikat Bank Indonesia, Sertifikat Deposito, dan Call money.
Otoritas tertinggiKementerian Keuangan RI.Bank Indonesia.
Tempat transaksiBursa Efek Indonesia.Tidak ada tempat tertentu. 
RisikoKestabilan  harga saham bisa dipengaruhi oleh kinerja bisnis perusahaan, likuiditas, nilai tukar mata uang, hingga kondisi ekonomi dan politik. Selain itu, faktor emosional investor yang seringkali mempengaruhi keputusan jual-beli saham juga bisa berpengaruh pada harga.fluktuasi nilai surat berharga yang menyebabkan capital loss, perubahan nilai mata uang, inflasi, hingga gagal bayar.

D. Pelaku Pasar Modal

Untuk menjalankan kegiatan transaksi efek, pasar modal mempunyai beberapa pihak yang mendukung dalam pelaksanaannya. Berikut ini pelaku yang terlibat dalam aktivitas pasar modal :

  1. Menteri Keuangan RI
  2. Badan Pengawas Keuangan atau Lembaga Keuangan

Bapepam-LK yang kini telah digantikan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

  1. Bursa Efek 
  2. Lembaga Kliring dan Penjaminan

KPEI–Kliring Penjaminan Efek Indonesia yang bertugas menjamin pembeli modal menerima saham yang dibelinya, dan pihak penjual juga menerima uang dari hasil penjualan surat berharganya.

  1. Lembaga Penyimpangan dan Penyelesaian.

Kita mengenalnya sebagai Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). 

  1. Perusahaan Efek
  • Penjamin emisi efek (Underwriter), yang bertugas melakukan kontrak dengan calon emiten saat hendak IPO.
  • Perantara pedagang efek (broker – dealer), yang bertugas melakukan jual beli efek, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk orang lain (investor, dll.)
  • Manajer investasi, yaitu pihak yang diserahi pengelolaan dana investasi sekelompok orang (investor).
  1. Investor
  2. Emiten

E. Lembaga Penunjang Pasar Modal

Lembaga Penunjang adalah institusi penunjang yang turut serta mendukung pengoperasian Pasar Modal dan bertugas dan berfungsi melakukan pelayanan kepada pegawai dan masyarakat umum.

​Lembaga Penunjang ini terdiri dari Bank Kustodian, Biro Administrasi Efek, Wali Amanat, dan Pemeringkat Efek.

  1. Bank Kustodian adalah bank yang mendapatkan persetujuan dari OJK untuk bertindak sebagai pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain
  2. Biro Administrasi Efek adalah perseroan yang dapat menyelenggarakan kegiatan usaha berdasarkan kontrak dengan Emiten untuk pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek
  3. Wali Amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat utang atau sukuk tanpa surat kuasa khusus. Kegiatan Perwaliamanatan dilakukan oleh Bank Umum dan Pihak Lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah untuk dapat menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai Wali Amanat.
  4. Pemeringkat Efek merupakan penasihat Investasi berbentuk Perseroan Terbatas.

F. Mekanisme Perdagangan Pasar Modal

Setelah mengetahui hal – hal yang berkaitan dengan pasar modal di Indonesia, tentunya kita perlu mengetahui bagaimana teknis atau mekanisme perdagangan yang terjadi di pasar modal. Ada tiga mekanisme yang akan kita pelajari mengenai perdagangan pasar modal, yaitu :

  1. Mekanisme Perdagangan Saham

Pelaksanaan perdagangan Efek di Bursa dilakukan dengan menggunakan fasilitas JATS NEXT-G. Perdagangan Efek di Bursa hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) yang juga menjadi Anggota Kliring KPEI. Anggota Bursa Efek bertanggung jawab terhadap seluruh transaksi yang dilakukan di Bursa baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah.

  • Pelaksanaan Perdagangan 
Pra-pembukaanPelaksanaan perdagangan di Pasar Reguler dimulai dengan Pra-pembukaan. Anggota Bursa dapat memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli sesuai dengan ketentuan satuan perdagangan, satuan perubahan harga (fraksi) dan ketentuan auto rejection. Harga Pembukaan terbentuk berdasarkan akumulasi jumlah penawaran jual dan permintaan beli terbanyak yang dapat dialokasikan oleh JATS NEXT-G pada harga tertentu selama periode Pra-pembukaan.
Pra-penutupan dan Pasca PenutupanPada masa Pra-Penutupan, Anggota Bursa dapat memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli sesuai dengan ketentuan. Kemudian JATS melakukan proses pembentukan Harga Penutupan dengan memperjumpakan penawaran jual dan permintaan beli pada Harga Penutupan berdasarkan price dan time priority.Dalam Pelaksanaan Pasca Penutupan, Anggota Bursa Efek memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli pada Harga Penutupan, dan JATS memperjumpakan secara berkelanjutan (continuous auction) atas penawaran jual dengan permintaan beli untuk Efek yang sama secara keseluruhan maupun sebagian pada Harga Penutupan berdasarkan time priority.
Pasar Reguler dan Pasar TunaiPenawaran jual dan atau permintaan beli yang telah dimasukkan ke dalam JATS NEXT-G diproses oleh JATS NEXT-G dengan memperhatikan price priority dan time priority:
Prioritas harga (price priority)
Permintaan beli pada harga yang lebih tinggi memiliki prioritas terhadap permintaan beli pada harga yang lebih rendah, sedangkan penawaran jual pada harga yang lebih rendah memiliki prioritas terhadap penawaran jual pada harga yang lebih tinggi.
Prioritas Waktu (time Priority)
Bila penawaran jual atau permintaan beli diajukan pada harga yang sama, JATS NEXT-G memberikan prioritas kepada permintaan beli atau penawaran jual yang diajukan terlebih dahulu.
Pasar NegosiasiPerdagangan Efek di Pasar Negosiasi dilakukan melalui proses tawar menawar secara individual (negosiasi secara langsung). Selanjutnya hasil kesepakatan dari tawar menawar tersebut diproses melalui JATS NEXT-G.
  1. Mekanisme Obligasi dan Sukuk di Bursa

Perdagangan obligasi (Korporasi & Negara) serta Sukuk melalui Bursa dilakukan dengan menggunakan sistem Fixed Income Trading System (FITS). Pengguna sistem FITS adalah Perusahaan Efek yang sudah menjadi Anggota Bursa (AB), juga menjadi Anggota Kliring KPEI. Dalam kegiatan transaksi melalui FITS, Anggota Bursa (AB) bertanggung jawab terhadap seluruh transaksi baik untuk kepentingan nasabah, maupun kepentingan sendiri.

  • Fixed Income Trading System (FITS)

Fixed Income Trading System (FITS) adalah sarana perdagangan obligasi dan sukuk yang disediakan oleh BEI. Obligasi dan Sukuk yang dapat ditransaksikan melalui sistem FITS hanya Obligasi dan Sukuk yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. Transaksi dengan sistem FITS terintergrasi antara sistem perdagangan, kliring dan penyelesaian. Sistem FITS menggunakan metode remote acsess dari masing-masing kantor Anggota Bursa, sehingga Anggota Bursa tersebut dapat memberikan pelayanan order (Jual ataupun Beli) kepada para Nasabahnya secara efektif dan efisien.

  • Segmen Pasar di Bursa

Perdagangan melalui sistem FITS terdiri dari dua papan perdagangan yaitu :

  1. Pasar Reguler Outright; merupakan mekanisme perdagangan secara lelang berkesinambungan secara anonym (anonymous continuous auction) dengan metode pembentukan harga yang didasarkan atas prioritas harga dan waktu (price priority and time priority).
  2. Pasar Negosiasi; merupakan fasilitas yang memungkinkan para Anggota Bursa melakukan pelaporan hasil kesepakatan transaksi yang telah terjadi sesama Anggota Bursa atau dengan pihak lain

  1. Mekanisme Perdagangan Derivatif di Bursa

Perdagangan Produk Derivatif dilakukan dengan menggunakan Jakarta Automated Trading System (JATS). Penawaran jual dan/atau permintaan beli produk derivatif hanya dapat dilakukan melalui Anggota Bursa Derivatif. Produk Derivatif yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia saat ini ada 2 (dua), yaitu Kontrak Berjangka Indeks Efek (KBIE) LQ-45 dan KBSUN. Perdagangan Derivatif diselenggarakan melalui JATS berdasarkan proses tawar menawar secara lelang berkesinambungan (continuous auction). Penawaran jual dan/atau permintaan beli produk derivatif yang diterima oleh JATS diproses oleh JATS dengan memperhatikan prioritas harga (price priority). Dalam hal penawaran jual dan/atau permintaan beli yang diajukan pada harga yang sama JATS memberikan prioritas kepada penawaran jual dan/atau permintaan beli yang diajukan terlebih dahulu (time priority). Ketika match antara penawaran jual dan permintaan beli produk Derivatif ke JATS, maka transaksi tersebut sah sebagai Transaksi Bursa.

Ditulis oleh Putri Dani Pungky Asih

Tergabung dalam KSPM UNISBANK sejak tahun 2018.

KSPM UNISBANK Visit Emiten Ke PT. INDOFOOD CBP Tbk.

Visit Emiten merupakan salah satu bentuk progam kerja yang dilaksanakan oleh KSPM UNISBANK dengan tema”Your Corporate Inspire Us To Invest”. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pemahaman mahasiswa yang lebih mendalam mengenai literasi keuangan di bidang pasar modal. Bentuk acara ini adalah dengan melakukan kunjungan pada salah satu perusahaan go public  yang berada di Semarang, yaitu PT Indofood CBP SuksesMakmur Tbk.

               Estimasi untuk peserta Visit Emiten adalah anggota dari KSPM sendiri, karena untuk mengetahui lebih mendalam tentang literasi keuangan di bidang pasar modal dalam perusahaan yang sudah Go Public yang berada di daerah Semarang.

kegiatan dari Visit Emiten adalah peserta dapat memahami bagaimana literasi keuangan yang ada di PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan juga kita dapat mengetahui bagaimana cara memproduksi, cara memasarkan produk, dan cara mengolah limbah yang dihasilkan dari prosess produksi menjadi hal yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

Dalam hal ini kita bisa mengetahui apa saja produk yang dihasilkan dari PT Indofood itu sendiri, mulai dari mie instan, minyak goreng, makanan ringan, saus, kecap, dan lain sebagainya. Pada saat kunjungan, kami hanya terfokuskan pada pabrik pembuatan mie instan ‘Indomie’. Disana kami diajak melihat bagaimana cara produksi dari mie instan itu sendiri, kemudian bagaimana cara pengepakan, pemasaran dan sebagainya. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk adalah salah satu perusahaan yang sudah Go Public di Semarang, maka dari itu laporan keuangannya harus disampaikan secara terbuka, karena harus mempertanggungjawabkan kepada semua pemilik saham ini. Bukan hanya laporan keuangan, PT Indofood juga harus memperdulikan lingkungan sekitar agar tidak tercemar oleh limbah pabrik yang dihasilkannya. Oleh karena itu, pihak PT Indofood mengupayakan secara maksimal limbah yang dihasilkan dibuat menjadi air bersih yang bisa digunakan masyarakat sekitar. Disekitar pabrik juga ada kolam ikan, yang airnya dari limbah pabrik yang sudah diolah sebelumnya.

Studi Banding KSPM UNISBANK ke UMY “Learning In Holiday”

Kegiatan studi banding merupakan program kerja tahunan ke empat yang diadakan oleh kelompok Studi Pasar Modal Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang. Kegiatan Studi Banding kali ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Learning In Holiday” di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan Studi Banding diadakan pada hari sabtu tanggal 23 November 2019 dengan tujuan KSPM FEB UMY. Kegiatan FEB UMY,

kemudian dilanjutkan pemaparan materi 1 oleh KSPM UMY, lalu pemaparan materi 2 oleh KSPM UNISBANK. selanjutnya yaitu “sharing discussion atau sesi tanya jawab antar KSPM FEB UMY dengan KSPM UNISBANK. Serta, acara diakhiri dengan foto bersama, pembacaan doa dan kunjungan ke galeri investasi FEB UMY.

Seluruh peserta Studi Banding telah mengikuti kegiatan dengan baik dan lancar tentunya dengan antusias yang luar biasa . Antusias peserta sangat tinggi dikarenakan kegiatan tersebut juga dibarengi dengan berwisata ke gumuk pasir dan malioboro. Disinilah kesempatan untuk mengakrabkan anggota KSPM UNISBANK lebih merasa kekeluargaan.